Ojo Kesusu Rabi, Ayo Makaryo Sik

Pernikahan usia usia dini masih menjadi salah satu fenomena yang terjadi di sekitar kita. Pernikahan dini menyimpan banyak potensi masalah bagi masa depan remaja kita, salah satunya karena kurangnya kesiapan dalam memasuki kehidupan berumah tangga, yang bisa jadi menjadi hambatan bagi para pasangan suami istri muda dalam menjalani kehidupan berkeluarganya. BKKBN mengkampanyekan 10 dimensi kesiapan nikah bagi para calon pasangan suami istri, yaitu kesiapan usia, fisik, mental, emosi, finansial, sosial, moral, interpersonal, keterampilan hidup, dan intelektual.

Sebagai salah satu upaya promosi Pendewasaan Usia Perkawinan, Balai Penyuluhan KB Kec. Tirtomoyo melaksanakan kegiatan Penyuluhan KB bagi remaja pada kamis (23/9) bertempat di ruang pertemuan Balai Penyuluhan Pertanian Kec. Tirtomoyo. Kegiatan penyuluhan KB yang dipadukan dengan penyuluhan ketenagakerjaan bagi remaja ini mengusung tema "Ojo kesusu rabi, ayo makaryo sik", bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kab. Wonogiri. Narasumber Koordinator PLKB Kec. Tirtomoyo, Musthofa, menyampaikan materi pentingnya perencanaan keluarga, termasuk dalam perencanaan pernikahan yang harus disiapkan dengan sebaik-baiknya. Dari Disnaker, materi disampaikan oleh petugas Pengantar Kerja, Swari Hadiningsih, tentang informasi berbagai kesempatan kerja, dan tips-tips memasuki dunia kerja.

Diharapkan dengan kerjasama ini, para remaja meningkat motivasinya untuk mengejar cita-citanya khususnya mempersiapkan pekerjaan sebagai bekal memasuki kehidupan rumahtangga nantinya. Para remaja tidak terburu-buru menikah dengan mempersiapkan diri untuk bekerja terlebih dahulu.

Di akhir acara, para peserta juga diberikan pelayanan pembuatan Kartu AK/I / Kartu Pencari Kerja, atau yang juga dikenal sebagai Kartu Kuning, sekaligus terdaftar dalam akun web pencari kerja Disnaker yang didalamnya banyak informasi kesempatan kerja yang sesuai dengan kualifikasi para pendaftar. (musthofa)