PERANGI STUNTING, WONOGIRI PERKUAT GOTONG ROYONG BERSAMA MITRA KERJA

WONOGIRI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan kunjungan kerja bertajuk Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Gotong Royong Bersama Mitra Kerja Dalam Penurunan Angka Stunting di Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri (17/4/2023).

Acara yang digelar di Pendopo Kecamatan Tirtomoyo diisi berbagai rangkaian kegiatan meliputi Dialog Cegah Stunting, pemberian bantuan bahan kebutuhan pokok bagi keluarga beresiko stunting, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), dan diakhiri dengan penebaran benih lele, penanaman pohon kelor serta kunjungan rumah keluarga terindikasi stunting di Desa Hargantoro.

Kepala BKKBN Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) selaku keynote speaker Dialog Cegah Stunting memberikan edukasi kepada peserta mengenai stunting, termasuk bagaimana mencegah terjadinya stunting sejak dini. Dokter Hasto mengatakan pihaknya bersama mitra kerja secara gotong royong memulai percontohan program dua telur sehari selama 6 bulan kepada anak-anak terindikasi stunting di Wonogiri. Selain Kepala BKKBN RI, narasumber lain dalam Dialog Cegah Stunting ini terdiri dari Badan Pangan Nasional, Brimob Jateng, dan Bupati Wonogiri.

Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Drs. Nyoto Suwignyo, M.M. turut mendukung hal tersebut. Ia menyampaikan secara bersamaan selama beberapa bulan kedepan Badan Pangan Nasional akan memberikan makanan tambahan untuk keluarga berisiko stunting. Badan Pangan Nasional memilki program bantuan pangan yang menyasar sebanyak 10.000 keluarga berisiko tinggi stunting di Wonogiri. Sejalan dengan hal tersebut, Kasi Kesjas Brimob Jateng, AKP Hery Arfiyanto menyatakan Korps Brimob siap memberikan dukungan penuh terhadap program pencegahan stunting agar tidak ada lagi penambahan kasus stunting baru.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Joko Sutopo menekankan pentingnya kolaborasi dan KIE dalam penanganan stunting. Memasuki tahun ketiga sejak BKKBN diberikan mandat menjadi Koordinator Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting, Wonogiri pun telah melakukan berbagai upaya. Bupati yang akrab disapa Pak Jekek ini berinisiasi membuat aplikasi Cinta Mutiara Keluarga yang menjadi data dasar ibu hamil dan balita dimana aplikasi ini terintegrasi dengan aplikasi Tim Pendamping Keluarga Wonogiri. Kedua aplikasi ini menunujukkan data stunting real time by name by address, sehingga sasaran keluarga beresiko stunting bisa terpantau. Wonogiri juga memiliki program Momong Cerdas yang bertujuan menyadarkan orang tua maupun pengajar/wali akan kewajibannya memomong dengan cerdas. Hal ini dilakukan dalam mendukung upaya pencegahan stunting dengan mengoptimalkan tumbuh kembang anak di 1000 HPK. Pak Jekek yakin bisa mencapai zero stunting pada 2024, integrasi anggaran dan kolaborasi semua pihak terkait menjadi fokus dalam mewujudkan hal tersebut.

Dalam kesempatan ini, Duta Genre Wonogiri menyampaikan aksi kampanye pencegahan stunting oleh remaja bertajuk #RELASI (Remaja Lawan Stunting). Kampanye RELASI merupakan wujud responsif dari upaya pencegahan stunting dari remaja, oleh remaja, dan untuk remaja. Remaja menyuarakan aspirasi mereka melalui media sosial, bahwa mereka siap jadi RELASI (Remaja Lawan Stunting) untuk generasi bebas stunting di masa mendatang. Kampanye RELASI dilakukan melalui postingan di media sosial instagram, dimana mereka menuliskan caption tentang bagaimana langkah mereka sebagai remaja melakukan pencegahan stunting.

Aksi kampanye stunting #RELASI ini diceritakan pula dalam sebuah lagu berjudul Waktunya Berencana. Lagu ini merupakan karya dari salah satu Penyuluh KB Kabupaten Wonogiri bersama dengan Duta Genre Kabupaten Wonogiri dalam melakukan KIE kepada remaja untuk sadar akan bahaya stunting dan ajakan untuk bersama-sama melawan stunting. Melalui lagu dengan aransemen yang ceria dan penuh semangat diharapkan mampu untuk diterima oleh kaum milenial dengan mudah, sehingga pesan diterima secara efektif. Lagu Waktunya Berencana dilantunkan langsung di hadapan seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Gotong Royong Bersama Mitra Kerja Dalam Penurunan Angka Stunting dan berhasil mendapatkan respon positif dari berbagai pihak. (Metta Tysdya Maggandhini - Penyuluh KB Kabupaten Wonogiri)